Rabu, 26 Oktober 2016

Make Order Letter



SYAFIRA ELEKTRONIK
Kesayangan Street Number 17
Bogor 220515
May, 22th 2016
To: Mr. Detheika
PT. DETHEIKA JAYA
Nusantara Raya Street, Number 18
Depok

Dear sir,
Thank you for your offering letter dated February, 7th 2016. We have read and learned it. We are interested to order some products from your company, with following spesification:
No
Item
Brand
Amount
1.
2.
3.
4.
TV
Laptop
Washing Machine
Printer
Tosiba
Aser
Elji
Kenen
5
5
3
4
We hope that our orders will arrive within a week after this letter is received. The payment will be sent after we received our orders.

Thank you,

Mrs. Aryani
SYAFIRA ELEKTRONIK Manager

Make Inquiry Letter


SYAFIRA ART COMPANY
Kesayangan Street Number 17
Bogor 220515


Ref : BB/AD/75A
22 May, 2015

Detheika & Dhelinthea Ltd
17 Fifth Avenue Street
Los Angels, LA

Dear Sirs,
We have seen your advertisement in the International News edition 17 May 2015, we are interested to buy different types of equipment and stationery that you offer.
For that we ask you can send some of the information that we need the following
1.      Details of the items in more detail
2.      Price list
3.      How to purchase the following method of payment
Booking will we do once we learn and reconsider the above information we receive. Hopefully this letter be a good beginning of cooperation between our companies.


Yours faithfully,

Syafira Aryani
Purchase Manager

INQUIRY LETTER and ORDER LETTER

A.    INQUIRY LETTER
Inquiry letter atau surat permintaan keterangan adalah suatu surat yang membantu seseorang untukbertanya tentang hal yang tidak diketahui oleh si pembuat surat yang berkaitan dengan produk, pekerjaan, dana, materi promosi, dll Format surat permintaan keterangan harus berisi informasi detail dan sedemikian rupa sehingga penerima surat didorong untuk menjawab dan membalas surat tersebut.
Surat permintaan keterangan biasanya ditulis untuk menanggapi sebuah iklan atau komunikasi langsung lainnya. Dalam surat permintaan keterangan Anda perlu menjelaskan alasan anda menulis surat permintaan keterangan dengan jelas.
Biasanya surat ini merupakan sebuah langkah awal dalam membangun sebuah bisnis atau kerjasama dari dua pihak, yakni penyedia produk/jasa dan pembeli produk/jasa tersebut. Dalam surat ini, ada beberapa hal yang di bahas oleh si penyedia jasa/produk yang merupakan pertanyaan dari pembeli  agar dapat membantu pembeli itu sendiri untuk mengetahui informasi tentang produk/jasa tersebut.  Hal-hal itu mencakup :
a.      Nama dan jenis produk;
b.     Spesifikasi produk, yaitu; tipe, ukuran, kualitas, kapasitas;
c.      Harga satuannya;
d.     Potongan harga;
e.      Cara pembayarannya dari pembeli ke penjual;
f.      Cara penyerahan produk dari penjual ke pembeli; dan
g.     Kemudahan yang mungkin diperoleh pembeli.
Ketika menulis sebuah surat permintaan keterangan kita perlu menyebutkan informasi detail tentang diri kita atau informasi detail tentang si pembuat surat permintaan keterangan, tempat kita bekerja (jika diperlukan) dan alasan untuk apa kita memerlukan informasi tertentu. Dalam surat permintaan keterangan, kita harus dengan jelas menyebutkan jenis informasi yang kita butuhkan.
Kita perlu menyebutkan rincian kontak kita, yang mencakup alamat, nomor telepon, alamat email. Hal ini diperlukan untuk si penerima agar dia dapat menghubungi kita dalam menanggapi surat permintaan keterangan kita. Kita perlu berterima kasih kepada pihak yang telah mengirimkan balasan surat permintaan keterangan kita. Dengan sikap sopan kita seperti ini diharapkan membantu kita untuk mendapatkan informasi yang kita perlukan.


B.    ORDER LETTER
Surat permintaan penawaran adalah surat dari calon pembeli kepada penjual yang isinya meminta penawaran. Maksudnya, calon pembeli meminta melalui surat agar penjual mengajukan penawaran secara resmi kepadanya. Dengan adanya penawaran dari penjual nantinya calon pembeli akan mengetahui harga, syarat jual beli, dan keterangan tentang barang atau jasa yang akan dibeli. Inilah yang menjadi tujuan calon pembeli menulis surat permintaan penawaran kepada penjual. Bila calon pembeli telah mengetahui kondisi suatu barang/jasa berikut harga dan syarat jual belinya, tentu ia tidak perlu lagi meminta penawaran dari penjual.
Surat permintaan penawaran diperlukan dalam perdagangan formal yang menuntut prosedur resmi secara resmi secara tertulis. Sebuah perusahaan besar sebagai penjual, misalnya tidaklah dengan begitu saja melayani permintaan penawaran melalui telepon. Surat permintaan penawaran sering merupakan tahap awal proses terjadinya transaksi bisnis. Melalui surat permintaan penawaran calon pembeli bertanya atau meminta keterangan tentang barang atau jasa yang akan dibelinya. Sebagai reaksinya, penjual menerangkan hal-hal yang ingin pembeli melakukan pesanan dan akhirnya terjadinya transaksi bisnis sebagai puncak proses jual beli.
Surat pesanan barang bisa menjadi surat semi resmi, surat ini tidak mempunyai bentuk yang sangat khusus namun harus memunyai keterangan barang yang dipesan secara variable dan jelas. Di dalam surat pesanan juga harus dicantumkan keterangan registrasi dari barang yang dipesan sebagai contoh Anda menuliskan nomer urut dari sebuah jenis barang, karena hal ini sangat krusial mengingat barang-barang harus sesuai antara pengeluaran dan pemasukan.
Ingatlah bahwa semua informasi yang relevan harus diberikan dalam order letter. Ini adalah seperti bisnis yang lebih dan tentu saja membantu untuk mencegah kesalahan membaca untuk menyusun table barang yang dibutuhkan. Sebagai panduan untuk menyusun sebuah order letter anda harus memenuhi:
a.      Reference to a source of information (referensi untuk sumber informasi)
b.     List of produk to be ordered (daftar produk untuk di pesan)
c.      Quantity, quality, price, (kuantitas, kualitas, harga)
d.     Details of delivery and payment (detail pengantaran dan pembayaran)
e.      And order number (nomor pesanan)
Order letter digunakan untuk memesan barang sesuai dengan jumlah yang dibutuhkan oleh perusahaan baik dengan menggunakan formulir perintah resmi atau tidak. Ada dua cara dalam membuat order letter, yaitu:
1.     Order without using official order form (pemesanan tanpa formulir pemesanan resmi)
2.     Order by using official order form (pemesanan dengan formulir pemesanan resmi)
Pemesanan tanpa menggunakan formulir pemesanan resmi dapat dilakukan dengan hanya menulis surat dengan semua rincian pesanan dengan langsung memasukkan ke dalam surat itu. Dengan demikian, surat ini berfungsi sebagai surat pemesanan, sehingga konten harus jelas, singkat dan langsung ke tujuan.
Sementara di perusahaan besar, secara umum, biasa dilakukan dengan menggunakan formulir pemesan resmi. Setiap kali Anda ingin membuat pesanan, Anda dapat mengisi kolom yang tersedia. Formulir pemesanan atau sering disebut pesanan pembelian (PO) biasanya terdiri dari:
a.      No. (number) (nomor)
b.     Unit price (harga peruntit)
c.      Description/ items (barang)
d.     Amount (Jumlah)
e.      Quantity (jumlah banyak)
f.      Delivery date (tanggal pengiriman)
g.     Type (jenis)
h.     Terms of payment (cara pembayaran)



DAFTAR PUSTAKA